- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- tvOnenews.com
Jakarta, VIVA – Rizky Ridho akhirnya angkat bicara setelah dirinya memenangkan penghargaan Gol Terbaik di PSSI Awards. Namun, bek Timnas Indonesia dan Persija Jakarta itu menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan menjadi pelipur lara setelah gagal meraih Puskas Award tahun lalu.
Ridho justru melihat penghargaan di PSSI Awards sebagai motivasi tambahan untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik, baik untuk klub maupun Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gol jarak jauh Ridho ke gawang Arema FC pada pertandingan BRI Super League 2024 atau 2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, memang menjadi salah satu gol paling ikonik musim lalu. Gol tersebut bahkan sempat membawa namanya masuk nominasi Puskas Award 2025, penghargaan untuk gol terbaik dunia yang diberikan FIFA.
Meski gagal membawa pulang Puskas Award, Ridho mengaku tidak kecewa. Ia justru bangga karena bisa membawa nama Indonesia masuk dalam nominasi penghargaan bergengsi tersebut.
Gol Spektakuler Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025
Photo :- PSSI
“Bukan obat sih, lebih ke motivasi karena saya tidak kecewa juga gagal di Puskas. Dan saya sangat bangga juga bisa mewakili Indonesia meskipun hanya mendapat nominasi di Puskas. Semoga ke depannya banyak lagi gol-gol yang dari pemain Indonesia bisa masuk Puskas,” kata Ridho.
Dalam PSSI Awards, gol Ridho mengalahkan sejumlah gol indah lainnya, seperti gol Arkhan Fikri saat Arema FC melawan PSS Sleman, Egy Maulana Vikri saat Dewa United melawan Malut United, Ole Romeny saat Australia melawan Indonesia, serta Rayhan Hannan saat Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya.
Pemilihan pemenang penghargaan dilakukan melalui voting daring dan luring yang berlangsung sejak Januari hingga Maret. Ridho pun mengaku sangat bersyukur karena golnya bisa mendapatkan apresiasi di negeri sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Ya alhamdulillah sangat bersyukur dan sangat senang sekali bisa diapresiasi di negeri sendiri. Kemarin juga saya nggak kecewa karena saya gagal Puskas, karena memang ada yang lebih baik lagi dan memang dia layak mendapatkannya. Saya sangat bersyukur dan sangat berterima kasih bisa diapresiasi di negeri sendiri,” ujarnya.
Pemain berusia 24 tahun itu juga mengatakan bahwa penghargaan ini membuatnya semakin termotivasi untuk terus memberikan performa terbaiknya di lapangan.
https://www.viva.co.id/bola/1888416-bukan-obat-gagal-puskas-rizky-ridho-justru-makin-termotivasi-usai-sabet-gol-terbaik-pssi-awards
Comments
0 comment