- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Kemenpora
Jakarta, VIVA – Atmosfer Piala Asia Futsal 2026 makin panas. Bermain di kandang sendiri, Timnas Futsal Indonesia tampil meyakinkan sejak laga pembuka dan langsung mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya.
Turnamen AFC Futsal Asian Cup 2026 yang digelar pada 27 Januari sampai 7 Februari ini sepenuhnya berlangsung di Ibu Kota. Indonesia Arena di Jakarta Pusat menjadi venue utama, sementara Jakarta International Velodrome di Jakarta Timur ikut menggelar sejumlah pertandingan fase grup hingga gugur.
Bukan sekadar tuan rumah, skuad Garuda justru menjelma jadi salah satu kandidat kuat juara. Dua kemenangan beruntun atas Korea Selatan dan Kirgistan membuat Indonesia mengoleksi enam poin sempurna. Raihan itu memastikan tiket perempat final sudah di tangan, bahkan sebelum laga terakhir fase grup dimainkan.
Namun pekerjaan belum selesai. Ujian sesungguhnya datang saat Indonesia harus bentrok dengan Irak, tim yang juga sama-sama menyapu bersih dua laga awal.
Kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan di laga pembuka dilanjutkan kemenangan 5-3 atas Kirgistan memperlihatkan lini serang Merah Putih begitu produktif. Selisih gol plus tujuh menjadi modal penting dalam perebutan status juara grup.
Meski begitu, pelatih Hector Souto menegaskan timnya tak boleh terlena. Pelatih asal Spanyol itu secara terbuka mengakui kualitas Irak yang dinilai sangat berbahaya, terutama dalam duel individu.
“Pertandingan melawan Irak akan menjadi laga yang rumit. Saya sudah bilang di konferensi pers sebelum turnamen bahwa Irak punya lima sampai enam pemain luar biasa dalam situasi satu lawan satu, serta strategi menggunakan kiper,” ujar Hector Souto seperti dikutip tvOnenews.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto
Photo :- Istimewa
Ia juga menyoroti pendekatan taktik Irak yang dinilai berbeda dari kebanyakan tim Asia. Menurut Souto, lawannya kerap melibatkan kiper dalam skema permainan sehingga bisa menciptakan situasi berbahaya, ditambah karakter bermain yang lebih mengadopsi gaya futsal ala Barat.
Bahkan Souto mengingatkan anak asuhnya agar lebih disiplin dalam penguasaan bola.
“Mereka cepat dan bermain dengan kemampuan yang luar biasa. Mereka hampir selalu mencetak gol melalui situasi individu, jadi kami perlu mewaspadai hal itu dan mencoba lebih menguasai bola dibanding pertandingan sebelumnya,” tutupnya.
https://www.viva.co.id/bola/1877227-update-klasemen-dan-jadwal-piala-asia-futsal-2026-ini-pengakuan-jujur-pelatih-timnas-futsal-indonesia-soal-ancaman-irak
Comments
0 comment