- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- AFC
VIVA - Timnas Indonesia dipastikan tidak akan melakoni pertandingan internasional pada FIFA Matchday November 2026. Keputusan membatalkan agenda uji coba membuat skuad Garuda kehilangan sejumlah kesempatan penting, terutama untuk mengukur perkembangan tim di bawah asuhan John Herdman.
Semula, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania dalam pertandingan persahabatan di Amman pada 13 November 2026. Namun, PSSI memutuskan membatalkan laga tersebut dengan mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah pembatalan itu, PSSI berupaya mencari lawan pengganti. Sayangnya, keterbatasan waktu membuat rencana tersebut tidak terealisasi.
Sebagai gantinya, Herdman akan memimpin pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali. Agenda tersebut melibatkan pemain utama dan sejumlah wajah baru untuk memperkuat fondasi permainan sekaligus menambah kedalaman skuad.
Meski demikian, latihan tanpa pertandingan tentu tidak memberikan pengalaman yang sama dengan menghadapi lawan sesungguhnya. Ada sejumlah keuntungan yang gagal didapatkan Timnas Indonesia pada periode internasional kali ini.
Berikut empat kerugian yang harus ditanggung skuad Garuda setelah batal bertanding pada FIFA Matchday November 2026.
1. John Herdman Kehilangan Kesempatan Menguji Taktik
Kerugian pertama dirasakan John Herdman. Pelatih asal Inggris itu kehilangan kesempatan untuk menguji langsung strategi yang telah disiapkan bersama Timnas Indonesia.
Pemusatan latihan di Bali memang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan koordinasi, memperbaiki organisasi permainan, dan mematangkan taktik. Namun, situasi pertandingan menghadirkan tantangan berbeda karena pemain harus mengambil keputusan di bawah tekanan lawan.
Melalui laga uji coba, Herdman seharusnya bisa mengevaluasi transisi permainan, kekuatan lini pertahanan, hingga efektivitas penyelesaian akhir. Tanpa pertandingan, proses evaluasi tersebut tidak bisa dilakukan secara menyeluruh.
2. Gagal Mengukur Kekuatan Melawan Tim Asia Barat
Pertandingan melawan Yordania sejatinya menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi salah satu kekuatan sepak bola Asia Barat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karakter permainan Yordania tentu berbeda dengan tim-tim yang biasa dihadapi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Duel tersebut juga berpotensi memberikan pengalaman menghadapi tekanan suporter dan atmosfer stadion lawan.
Pengalaman seperti itu penting bagi skuad Garuda untuk meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan di level Asia. Namun, pembatalan pertandingan membuat Herdman harus menunda kesempatan menguji kemampuan tim melawan lawan dengan karakter berbeda.
https://www.viva.co.id/bola/1941787-tak-ada-laga-internasional-ini-dampak-buruk-fifa-matchday-november-bagi-timnas-indonesia
Comments
0 comment