Berita Liga Inggris: Manajemen Sunderland dilaporkan masih memberikan kepercayaan dan waktu tambahan bagi pelatih kepala Regis Le Bris untuk membalikkan keadaan, meski timnya mencatatkan awal musim yang sangat buruk di panggung Premier League.
Tekanan terhadap Le Bris makin memuncak setelah kekalahan dari Coventry City pada Sabtu (31/10/2026) lalu membuat The Black Cats terdampar di dasar klasemen sementara. Skuad asuhan sang manajer baru mengemas satu kemenangan dari sembilan pertandingan awal liga domestik.
Kendati demikian, sebagaimana dilaporkan oleh BBC Sport, sumber internal klub mengonfirmasi bahwa hierarki Sunderland masih meyakini pelatih asal Prancis tersebut sanggup membawa perbaikan performa serta peningkatan hasil dalam waktu dekat.
Sunderland dijadwalkan menjamu Dinamo Zagreb pada ajang Liga Europa di Stadium of Light pada Jumat mendatang, sebelum menghadapi Chelsea dalam lanjutan Premier League pada Ahad nanti menjelang jeda internasional.
Regis Le Bris bergabung dengan Sunderland dari Lorient pada 2024 dan langsung mempersembahkan tiket promosi kembali ke Premier League pada musim pertamanya, mengakhiri delapan tahun penantian klub.
Juru taktik berusia 50 tahun tersebut kemudian mengantar The Black Cats finis di peringkat ketujuh pada musim berikutnya, sekaligus mengamankan tiket ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam 53 tahun terakhir. Di panggung Eropa musim ini, Sunderland tampil cukup solid dengan mengemas dua kemenangan dan satu hasil imbang pada babak league phase.
Musim lalu, Sunderland menjadi kejutan terbesar di liga dengan mencetak tiga gol lebih banyak dan kebobolan enam gol lebih sedikit dari catatan expected goals (xG) mereka. Meski berada di papan bawah dalam hal penguasaan bola dan kuantitas tembakan, pertahanan mereka sangat tangguh dengan membatasi lawan pada peluang-peluang berkualitas rendah, ditambah persentase penyelamatan kiper yang mencapai hampir 72 persen.
Namun, situasinya berbalik drastis pada musim ini. Sunderland kini menjadi tim dengan toleransi xG per tembakan tertinggi kedua bagi lawan. Kendati jumlah tembakan yang dihadapi per laga relatif sama, lawan mampu menciptakan peluang yang jauh lebih berbahaya. Hal ini membuat kiper Robin Roefs terekspos hingga persentase penyelamatannya merosot ke angka 50 persen, yang termurah di kasta tertinggi.
Penurunan kualitas benteng pertahanan tersebut diperparah oleh ketidakmampuan lini serang memanfaatkan peluang. The Black Cats sejatinya menempati peringkat ke-10 dalam hal xG, namun mereka mengemas enam gol lebih sedikit dari yang diharapkan, menjadikan mereka salah satu tim paling tidak efektif di lini depan.
Hanya berjarak lima bulan setelah menjadi tim pemenang play-off pertama yang lolos ke Eropa sejak Ipswich Town pada 2001, Sunderland kini membayangi ancaman degradasi jika Regis Le Bris tak segera membenahi permasalahan di kedua lini tersebut.
Artikel Tag: premier league, sunderland, regis le bris
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/sunderland-masih-beri-kesempatan-untuk-regis-le-bris
Comments
0 comment