- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Dok. Persija
Bantul, VIVA – ersija Jakarta harus menunggu hingga menit ke-77 untuk memecah kebuntuan saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong menilai rapatnya pertahanan tuan rumah menjadi salah satu penyebab Macan Kemayoran kesulitan mencetak gol pada babak pertama.
Persija akhirnya menang telak 4-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, 10 Oktober 2026. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Sepanjang 45 menit pertama, Persija gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol meski terus berusaha menekan pertahanan PSIM.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Mereka fokus bertahan sehingga kami tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Jadi, kami tidak bisa mencetak gol pada babak pertama,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pertahanan disiplin PSIM memang membuat Persija kesulitan menemukan ruang di area berbahaya. Sejumlah percobaan dari Fabio Calonego dan Rayhan Hannan belum membuahkan hasil, sementara kiper Cahya Supriadi beberapa kali menggagalkan ancaman tim tamu.
Kedua tim pun menutup babak pertama dengan skor 0-0. Persija harus mencari cara lain untuk membongkar pertahanan tuan rumah setelah gagal memaksimalkan peluang sebelum turun minum.
Laga PSIM Vs Persija
Photo :- Dok. Persija
Situasi mulai berubah setelah jeda. Persija meningkatkan tekanan dan akhirnya mencetak gol pembuka melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-77, setelah ia memanfaatkan bola hasil sepakan Stjepan Loncar.
Gol tersebut membuat Persija lebih leluasa mengembangkan permainan. Hanya berselang empat menit, Loncar menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui penyelesaian di dalam kotak penalti.
Shin menilai gol kedua Persija menjadi momen penting yang mengubah jalannya pertandingan dan membuat situasi semakin menguntungkan timnya.
Setelah unggul dua gol, Persija semakin agresif. Kwon Chang-hoon memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-87 lewat tembakan kaki kiri yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang PSIM.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Loncar kemudian menutup pesta gol Persija pada menit ke-90+3. Gol keduanya memastikan kemenangan 4-0 sekaligus menegaskan perbedaan efektivitas kedua tim pada babak kedua.
Hasil ini memperpanjang tren kemenangan Persija menjadi empat pertandingan beruntun. Tambahan tiga poin membawa Macan Kemayoran mengoleksi 12 poin dan naik ke puncak klasemen sementara Super League 2026-2027.
https://www.viva.co.id/bola/1934751-shin-tae-yong-ungkap-alasan-persija-kesulitan-bobol-gawang-psim-di-babak-pertama
Comments
0 comment