- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Ilham/tvOnenews.com
Jakarta, VIVA - Keputusan Cristiano Ronaldo mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal menyisakan penyesalan bagi sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Ruben Amorim yang menilai megabintang Al Nassr tersebut seharusnya mendapatkan akhir karier internasional yang lebih baik.
Amorim tidak menutupi kekecewaannya melihat cara Ronaldo mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Menurutnya, perjalanan pemain yang telah menjadi ikon sepak bola Portugal itu tidak semestinya berakhir dalam situasi penuh kontroversi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berbicara kepada Sky Sport menjelang pertandingan Liga Europa AC Milan melawan Ferencvaros, Amorim memberikan penghormatan kepada mantan rekan setimnya tersebut. Ia menilai kontribusi Ronaldo untuk Portugal jauh melampaui pencapaiannya di atas lapangan.
"Ini bukan cara terbaik baginya untuk mengakhiri karier bersama tim nasional. Namun, apa yang telah dia lakukan untuk negara kami bisa dilihat semua orang," kata Amorim.
Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti besarnya pengaruh Ronaldo dalam memperkenalkan negaranya kepada masyarakat dunia. Popularitas CR7 membuat Portugal semakin dikenal, terutama melalui sepak bola.
"Seluruh dunia mengenalnya. Banyak orang mengenal Portugal melalui Ronaldo," ujar Amorim.
Amorim meyakini pengaruh Ronaldo tidak akan berhenti meskipun nantinya tidak lagi mengenakan seragam tim nasional. Statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar dalam sejarah diyakini tetap memberikan dampak positif bagi negaranya.
Cristiano Ronaldo Menyerahkan Ban kapten kepada Bruno Fernandes
Photo :- Pedro Nunes/Reuters
Penyesalan Amorim tidak terlepas dari situasi yang mengiringi keputusan Ronaldo meninggalkan Timnas Portugal. Masa depan sang megabintang memang sempat menjadi perbincangan setelah muncul ketegangan dalam hubungannya dengan pelatih Jorge Jesus.
Persoalan tersebut mencuat ketika Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan tim nasional menjelang pertandingan Nations League melawan Denmark. Keputusan itu terjadi setelah dirinya tidak dimainkan dalam kemenangan Portugal atas Norwegia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ronaldo kemudian mengungkapkan bahwa kepercayaan antara dirinya dan Jorge Jesus telah mengalami keretakan. Situasi tersebut semakin memanaskan spekulasi mengenai kelanjutan karier internasional pemain berusia 41 tahun itu.
Di tengah polemik tersebut, Ronaldo sempat menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim dan para pendukungnya. Dia juga menegaskan komitmennya terhadap Portugal. Namun, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tetap menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro.
https://www.viva.co.id/bola/1941663-ruben-amorim-sesalkan-cara-cristiano-ronaldo-tinggalkan-timnas-portugal-ada-luka-di-balik-keputusan-cr7
Comments
0 comment