- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- NEC Nijmegen
Jakarta, VIVA – Pemain keturunan Indonesia, Mitchel Bakker akhirnya mendapatkan klub baru setelah resmi bergabung dengan NEC Nijmegen.
Kepindahan ke mantan klub Calvin Verdonk tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai peluangnya menjalani naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
NEC Nijmegen secara resmi mengumumkan perekrutan Mitchel Bakker pada Kamis (8/10/2026) waktu setempat.
Bek berusia 26 tahun itu mendapatkan kontrak berdurasi satu musim hingga musim panas 2027 dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.
Kepastian tersebut sekaligus mengakhiri masa tanpa klub yang dijalani Bakker selama lebih dari satu bulan.
Sebelumnya, pemain kelahiran Purmerend itu berstatus bebas transfer setelah mencapai kesepakatan pemutusan kontrak dengan Atalanta pada 1 September 2026.
Sebelum mendapatkan kontrak, Bakker terlebih dahulu menjalani masa percobaan bersama NEC Nijmegen.
Dia mengikuti pemusatan latihan klub tersebut di Estepona, Spanyol, sebelum melanjutkan latihan bersama tim di Belanda.
Penampilan Bakker selama mengikuti latihan rupanya berhasil meyakinkan manajemen NEC untuk memberikan kontrak.
Pemain berkaki kiri itu bahkan langsung dinyatakan memenuhi syarat untuk dimainkan dan akan mengenakan nomor punggung lima.
Kehadiran Bakker tentu menjadi tambahan kekuatan menarik bagi NEC Nijmegen yang berkompetisi di Eredivisie.
Apalagi, pemain berpostur 189 sentimeter tersebut memiliki pengalaman membela sejumlah klub besar Eropa.
Bakker pernah menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam sebelum melanjutkan karier bersama Paris Saint-Germain pada 2019.
Dia kemudian memperkuat Bayer Leverkusen, Atalanta, serta Lille dengan pengalaman bermain di kompetisi elite Eropa.
Menariknya, NEC Nijmegen bukanlah klub asing bagi pencinta sepak bola Indonesia karena sebelumnya menjadi rumah bagi Calvin Verdonk.
Bek kiri Timnas Indonesia tersebut menghabiskan lebih dari lima musim bersama NEC sebelum pindah ke Lille pada September 2025.
Mitchel Bakker Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
Kepindahan Bakker ke NEC Nijmegen turut menghidupkan kembali pembahasan mengenai peluangnya membela Timnas Indonesia.
Pasalnya, pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya pernah dikaitkan dengan proyek naturalisasi PSSI karena memiliki garis keturunan Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, harapan melihat Bakker mengenakan seragam Garuda ternyata masih menghadapi kendala besar terkait regulasi FIFA.
Persoalan utamanya bukan terletak pada kualitas atau klub yang dibelanya, melainkan keabsahan garis keturunan yang dimiliki sang pemain.
https://www.viva.co.id/bola/1934587-resmi-gabung-eks-klub-calvin-verdonk-mitchel-bakker-bisa-dinaturalisasi-timnas-indonesia-ini-faktanya
Comments
0 comment