- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- X/losclive
Jakarta, VIVA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi kepada Calvin Verdonk yang mencatatkan sejarah bersama klub Prancis, LOSC Lille, di Liga Champions 2026/2027. Bek Timnas Indonesia tersebut sukses menyabet penghargaan Man of the Match (MOTM) ketika menghadapi wakil Norwegia, FK Bodo/Glimt.
Erick menyampaikan kebanggaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dia menilai pencapaian Verdonk bukan sekadar prestasi individu, melainkan catatan penting bagi sepak bola Indonesia sekaligus Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Calvin Verdonk mencetak sejarah di Liga Champions! Verdonk menjadi pemain pertama dari Indonesia dan Asia Tenggara yang mendapatkan penghargaan Man of the Match di Liga Champions," tulis Erick.
Dia juga mengapresiasi penampilan pemain berusia 29 tahun tersebut saat memperkuat Lille dalam pertandingan yang berlangsung di Aspmyra Stadion, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
"Bangga bisa menjadi saksi sejarah Indonesia dan Asia Tenggara," lanjut Erick.
Pencapaian Verdonk memang layak mendapatkan perhatian. Dia menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan Man of the Match di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Dalam pertandingan melawan Bodo/Glimt, Verdonk dipercaya tampil sejak menit pertama dan bermain penuh selama 90 menit. Dia mengisi sektor kiri pertahanan Lille dengan menunjukkan performa konsisten, baik ketika membantu serangan maupun mengawal lini belakang.
Meski pertandingan berakhir imbang 0-0, kontribusi Verdonk terlihat dari sejumlah statistik pertandingan. Dia berhasil mencatatkan tiga umpan kunci yang membantu Lille membangun peluang. Jumlah tersebut hanya terpaut satu dari rekan setimnya, Soriba Diaoune.
Tidak hanya aktif membantu serangan, Verdonk juga tampil disiplin dalam menjalankan tugas defensif. Dia membukukan empat tekel, satu intersep, dan tiga sapuan untuk meredam serangan tuan rumah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Distribusi bola pemain kelahiran Belanda tersebut juga cukup impresif. Verdonk melepaskan empat umpan panjang dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, akurasi umpannya secara keseluruhan mencapai 83 persen.
Hasil imbang tersebut sekaligus memberikan sedikit kelegaan bagi Lille. Les Dogues akhirnya berhasil mengamankan poin pertama di fase liga Liga Champions musim ini setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan pembuka.
https://www.viva.co.id/bola/1941431-reaksi-erick-thohir-usai-calvin-verdonk-jadi-man-of-the-match-liga-champions
Comments
0 comment