- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- ANTARA/Rubby Jovan
Jakarta, VIVA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, pada Kamis (5/11/2026).
Pengumuman pengakhiran kerja sama dengan juru taktik asal Jepang berusia 62 tahun tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Timnas Indonesia sebagai apresiasi atas dedikasi serta pencapaian sejarah yang diukir sang pelatih bersama skuad Garuda Pertiwi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Arigatou gozaimashita, Coach Mochi. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan sejarah indah yang ditinggalkan untuk Garuda Pertiwi," tulis PSSI dalam keterangan resminya.
Satoru Mochizuki pertama kali didatangkan PSSI pada Februari 2024 khusus untuk menangani skuad sepak bola putri nasional.
Pada tahun pertamanya melatih, pelatih yang akrab disapa Coach Mochi ini langsung mencatatkan prestasi manis dengan membawa Timnas Putri Indonesia menjuarai AFF Women's Cup 2024.
Perjalanan karier Mochizuki di Indonesia sempat mengalami dinamika pada 2025 ketika posisinya sebagai pelatih kepala dicopot. Saat itu, PSSI mengalihkan tugasnya untuk menjabat sebagai Ketua Tim Pengembangan Sepak Bola Putri.
Namun, memasuki tahun 2026, PSSI kembali menunjuk Mochizuki untuk memimpin Timnas Putri Indonesia di pinggir lapangan. Kepercayaan tersebut dibayar tuntas dengan keberhasilannya mengantar Garuda Pertiwi kembali merebut trofi kampiun AFF Women's Cup 2026, yang menjadi gelar kedua sepanjang masa kepelatihannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski sukses mempersembahkan dua gelar juara regional, PSSI tetap menyepakati keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Mochizuki.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, federasi mengunggah video perpisahan yang menyampaikan apresiasi atas warisan dan kontribusi besar sang pelatih bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.
https://www.viva.co.id/bola/1941403-pssi-lepas-satoru-mochizuki-usai-persembahkan-dua-gelar-juara-aff-womens-cup
Comments
0 comment