- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Reuters
VIVA – Manchester City memang pulang dengan kemenangan, tetapi kemarahan Pep Guardiola justru menjadi sorotan utama usai laga. Pelatih asal Spanyol itu meluapkan kekesalannya terhadap keputusan VAR yang menganulir gol Antoine Semenyo dalam kemenangan 2-0 City atas Newcastle United pada leg pertama semifinal Carabao Cup, Selasa malam waktu setempat.
City tampil dominan dan selangkah lebih dekat ke final Piala Liga Inggris. Namun, suasana berubah panas ketika VAR membutuhkan waktu hampir enam menit untuk meninjau gol kedua Semenyo, yang akhirnya diputuskan tidak sah. Keputusan tersebut membuat Guardiola geram, meski timnya tetap unggul nyaman.
Guardiola menilai standar penggunaan VAR tidak konsisten, terutama jika dibandingkan dengan insiden sebelumnya di stadion yang sama. Ia mengungkit laga Premier League pada November lalu saat City kalah 1-2 dari Newcastle, ketika Phil Foden dijatuhkan Fabian Schär di kotak penalti tanpa adanya tinjauan serius dari VAR. Padahal, panel insiden pertandingan kemudian menyatakan keputusan tersebut sebagai kesalahan.
Menurut Guardiola seperti dilansir ESPN, perbedaan perlakuan itu sulit diterima. Ia menegaskan bahwa dalam laga kali ini, empat ofisial tampak kesulitan menentukan keputusan hanya karena masalah garis, sesuatu yang menurutnya tidak pernah menjadi masalah ketika Newcastle mencetak gol pada pertandingan sebelumnya.
Pemain Man City, Antoine Semenyo
Photo :- Getty Images
Pelatih berusia 55 tahun itu juga menyebut dirinya menunggu penjelasan langsung dari kepala wasit Inggris, Howard Webb. Guardiola yakin Webb akan memberikan klarifikasi terkait keputusan VAR yang dianggapnya janggal dan merugikan timnya.
Tak berhenti di situ, Guardiola turut menyinggung insiden pada final Piala FA Mei lalu saat Manchester City kalah dari Crystal Palace. Ia menilai kiper Palace, Dean Henderson, seharusnya mendapat kartu merah karena menyentuh bola di luar kotak penalti saat berhadapan dengan Erling Haaland. Meski begitu, Guardiola menekankan bahwa dirinya memilih diam pada momen tersebut dan tidak mempermasalahkannya di ruang konferensi pers.
Guardiola menegaskan bahwa sepanjang kariernya melatih City, ia jarang mempersoalkan keputusan wasit dalam kompetisi besar, termasuk ketika timnya tersingkir di semifinal atau final. Namun kali ini, ia merasa perlu bersuara karena menyangkut konsistensi dan keadilan penggunaan VAR.
https://www.viva.co.id/bola/1874004-pep-guardiola-murka-var-coret-gol-semenyo-meski-man-city-bungkam-newcastle
Comments
0 comment