Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 di Qatar akhir pekan ini. Namun, pebalap Ducati Lenovo itu harus memenuhi sejumlah syarat poin dan berharap para pesaingnya gagal meraih hasil maksimal.
Marquez datang ke Sirkuit Lusail dengan 399 poin. Ia unggul 44 poin atas Jorge Martin yang menempati posisi kedua dengan 355 poin. Sementara Marco Bezzecchi berada di urutan ketiga dengan 332 poin, tertinggal 67 poin.
MotoGP Qatar merupakan seri ke-20 dari 22 putaran musim ini. Setelah balapan di Lusail, masih ada dua seri tersisa, yakni Portugal dan Valencia. Maksimal 74 poin masih bisa diraih setiap pebalap dari dua seri tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap akhir pekan MotoGP menyediakan maksimal 37 poin, terdiri dari 12 poin untuk Sprint Race dan 25 poin untuk balapan utama. Dengan demikian, masih ada 111 poin yang diperebutkan hingga akhir musim.
Berdasarkan perhitungan gelar, Marquez harus menambah keunggulan minimal 30 poin atas Martin dan delapan poin atas Bezzecchi selama akhir pekan di Qatar. Kedua syarat tersebut harus terpenuhi agar ia bisa memastikan gelar lebih awal.
Martin merupakan pesaing terdekat Marquez di klasemen. Saat ini, jarak keduanya 44 poin.
Setelah MotoGP Qatar, hanya ada 74 poin maksimal yang tersisa. Marquez perlu memperlebar keunggulannya menjadi setidaknya 74 poin agar Martin tidak bisa lagi mengejarnya.
Marquez memiliki jumlah kemenangan balapan utama lebih banyak daripada Martin. Karena itu, jika keduanya mengakhiri musim dengan poin sama, Marquez akan unggul dalam perhitungan tie-break.
Artinya, Marquez harus menambah selisih 30 poin dari Martin di Qatar. Jika tercapai, keunggulannya menjadi 74 poin. Martin tidak akan bisa melewatinya meski memenangi dua Sprint Race dan dua balapan utama tersisa.
Syarat kedua berkaitan dengan Bezzecchi. Pebalap Aprilia itu tertinggal 67 poin dari Marquez.
Untuk mengunci gelar di Qatar, Marquez harus memperlebar jarak menjadi minimal 75 poin. Sebab, hanya 74 poin maksimal yang masih bisa dikumpulkan dalam dua seri terakhir. Dengan demikian, Marquez perlu unggul setidaknya delapan poin dari Bezzecchi selama akhir pekan di Lusail.
Kedua syarat tersebut harus dipenuhi secara bersamaan. Jika Marquez meraih poin maksimal 37 dari Sprint Race dan balapan utama, Martin hanya boleh mengumpulkan maksimal tujuh poin. Sementara Bezzecchi masih bisa meraih maksimal 29 poin.
Sprint Race juga menjadi bagian penting dalam hitung-hitungan gelar Marquez. Jika hanya memenangi balapan utama pada Minggu (8/11), Marquez akan mendapat 25 poin. Jumlah itu belum cukup untuk memenuhi syarat keunggulan 30 poin atas Martin.
Karena itu, jika menang pada balapan utama, Marquez setidaknya harus finis kelima di Sprint Race untuk mendapat tambahan lima poin. Totalnya menjadi 30 poin.
Namun, skenario tersebut hanya cukup jika Martin tidak meraih poin sama sekali dan Bezzecchi maksimal mengumpulkan 22 poin sepanjang akhir pekan.
Sebaliknya, kemenangan dalam Sprint Race dan balapan utama juga belum otomatis menjamin gelar. Jika Martin mampu meraih delapan poin atau lebih, penentuan juara dunia harus ditunda.
Bagi Martin, targetnya adalah meraih minimal delapan poin di Qatar. Hasil tersebut cukup untuk menggagalkan peluang Marquez mengunci gelar pada akhir pekan ini.
Namun, kondisi Martin belum sepenuhnya ideal. Ia masih dalam pemulihan cedera patah tulang radius distal di pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan pada MotoGP Australia. Cedera itu membuatnya tidak bisa menyelesaikan rangkaian balapan di Malaysia.
Bezzecchi juga harus berusaha agar tidak kehilangan delapan poin atau lebih dari Marquez di Qatar. Selain Martin dan Bezzecchi, Pedro Acosta masih memiliki peluang matematis menjadi juara dunia. Namun, ia tertinggal 104 poin dari Marquez. Jika dua syarat utama atas Martin dan Bezzecchi terpenuhi, Marquez juga dipastikan tak terkejar Acosta.
Marc Marquez harus unggul minimal 30 poin dari Jorge Martin selama akhir pekan di Qatar.
Marc Marquez juga harus menambah keunggulan minimal 8 poin atas Marco Bezzecchi.
Jika memenangi Sprint Race dan balapan utama, Marc Marquez akan mengumpulkan maksimal 37 poin.
Jika hanya menang pada balapan utama, Marc Marquez wajib finis minimal kelima di Sprint Race agar totalnya mencapai 30 poin.
Martin cukup mengumpulkan 8 poin untuk menunda kepastian gelar Marc Marquez.
Jika seluruh syarat terpenuhi, Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 dengan dua seri tersisa, Portugal dan Valencia.
... Tautan telah disalin motogp 2026 marc marquez jorge martin marco bezzecchi gelar juara dunia sirkuit lusail balapan utama sprint race poin motogp strategi balapanAnda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
https://sport.detik.com/moto-gp/d-8739918/marc-marquez-bisa-juara-dunia-motogp-2026-di-qatar-begini-skenarionya
Comments
0 comment