- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Kolase tvOnenews/Malaysia NT
Jakarta, VIVA - Kabar terbaru datang dari sepak bola Malaysia setelah tujuh pemain naturalisasi yang tersandung kasus pemalsuan dokumen dikabarkan segera terbebas dari hukuman FIFA.
Mereka disebut sudah bisa kembali tampil dalam pertandingan resmi mulai Minggu (1/11/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Informasi tersebut mencuat setelah sebuah surat yang diklaim berasal dari Malaysian Football League (MFL) beredar luas di media sosial.
Surat itu disebut memuat pemberitahuan mengenai berakhirnya masa hukuman tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Melansir Stadium Astro, Minggu (1/11/2026), ketujuh pemain tersebut dikabarkan telah menyelesaikan masa larangan bertanding selama 12 bulan.
Dengan demikian, mereka berpeluang kembali memperkuat klub masing-masing dalam kompetisi domestik maupun internasional.
Tujuh pemain yang dimaksud adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Seluruh nama tersebut sebelumnya mendapat sanksi FIFA akibat persoalan dokumen naturalisasi dan kelayakan membela Timnas Malaysia.
Meski demikian, kabar berakhirnya hukuman mereka masih menunggu kepastian resmi.
Stadium Astro menyebut MFL maupun klub terkait belum mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi surat tersebut saat berita diterbitkan.
Perkembangan ini turut menjadi perhatian karena sejumlah pemain yang terlibat merupakan bagian dari Johor Darul Ta'zim (JDT).
Klub raksasa Malaysia itu memiliki beberapa pemain yang terdampak sanksi, termasuk Figueiredo, Irazabal, Hevel, dan Palmero.
Stadium Astro juga menyoroti kemunculan Irazabal dan Figueiredo dalam unggahan media sosial JDT menjelang pertandingan menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan dalam ajang AFC Champions League Elite pada Selasa (3/11/2026).
Namun, keikutsertaan mereka dalam rombongan tim belum otomatis memastikan keduanya akan dimainkan.
JDT tetap harus menunggu kejelasan status larangan bertanding dan memenuhi ketentuan pendaftaran pemain.
Kasus ini bermula ketika FIFA menjatuhkan hukuman kepada tujuh pemain tersebut pada September 2025.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dinyatakan melanggar aturan terkait penggunaan dokumen yang dipalsukan dalam proses kelayakan pemain.
FAM kemudian membawa persoalan tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah upaya banding di FIFA tidak membuahkan hasil.
https://www.viva.co.id/bola/1940193-kabar-mengejutkan-dari-malaysia-7-pemain-naturalisasi-dikabarkan-bebas-dari-hukuman-fifa-dan-bisa-main-lagi
Comments
0 comment