Judika Buat Lagu ‘Kusedang Sayang-Sayangnya’ untuk Shin Tae-yong, Ungkap Rasa Kehilangan
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/jud1ka
VIVA – Kepergian Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia ternyata meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya bagi publik sepak bola, tetapi juga kalangan musisi. Judika secara terbuka mengungkap bahwa lagu miliknya berjudul Kusedang Sayang-Sayangnya ia dedikasikan khusus untuk sosok pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Pengakuan itu disampaikan Judika melalui akun TikTok pribadinya. Dalam unggahan tersebut, penyanyi bernama lengkap Judika Nalom Abadi Sihotang itu menyebut lagu itu lahir dari perasaan kehilangan yang dirasakan banyak orang Indonesia terhadap Shin Tae-yong.
“Lagu ini (Kusedang Sayang-Sayangnya) aku tulis untuk Shin Tae-yong,” tulis Judika, Kamis 1 Januari 2026.
Timnas Indonesia setelah pertandingan lawan Arab Saudi
Photo :- Instagram/ Maarten Paes
Judika menjelaskan, lagu tersebut merepresentasikan rasa kehilangan yang datang di saat hubungan emosional sedang berada di puncaknya.
“Terinspirasi dari rasa orang Indonesia yang merasa kehilangan figur di saat sedang mencintai (Timnas Indonesia) sepenuh hati,” ucapnya.
Menurut Judika, Shin Tae-yong bukan sekadar pelatih, melainkan figur yang menemani perjalanan dan pertumbuhan Skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, perpisahan ini terasa berat, bukan hanya bagi pemain dan federasi, tetapi juga masyarakat luas yang sudah terlanjur menaruh harapan.
Suami Duma Riris itu pun menyampaikan apresiasi secara terbuka kepada Shin Tae-yong atas dedikasi yang telah diberikan. “Lagu ini sekali lagi untuk Coach Shin Tae-yong. Terima kasih untuk perjuangan, dedikasi, dan semua rasa yang pernah kita lewati bersama,” tuturnya.
Judika kembali menegaskan bahwa momen paling berat adalah ketika perpisahan terjadi di saat rasa sayang masih begitu kuat. “Yang paling berat di saat kehilangan saat sedang sayang-sayangnya. Beratlah pokoknya ditinggal waktu sayang-sayangnya,” kata Judika.
Unggahan tersebut turut memancing respons emosional dari warganet. Salah satu netizen menanyakan apakah Judika benar-benar merasa berat dengan kepergian Shin Tae-yong.
“Kehilangan seseorang yang sudah menemani kita bertumbuh, seberat itu ya bang Judd?” tulis seorang pengguna.
Judika menjawab singkat namun penuh makna. “Berat,” balasnya, menegaskan bahwa perasaan itu masih ia rasakan hingga kini.
https://www.viva.co.id/bola/1871609-judika-buat-lagu-lsquo-kusedang-sayang-sayangnya-rsquo-untuk-shin-tae-yong-ungkap-rasa-kehilangan
Comments
0 comment