sky99idn
menu
FIFA Resmi Rilis Laporan Disiplin dan Etik 2025/2026, Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Soal Hukuman
FIFA mengungkap enam klub Indonesia menerima 30 larangan pendaftaran pemain sepanjang 2025/2026. Indonesia pun masuk 10 besar negara dengan larangan terbanyak.
2
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu BREAKING NEWS Logo VIVA Digital Cari # Topik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Yadi Timo Meninggal Dunia IHSG Anjlok 8 Persen! Doddy Katamsi Meninggal Dunia Martha Tilaar Meninggal Dunia KPK OTT di Lingkungan BNPB MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 FIFA Resmi Rilis Laporan Disiplin dan Etik 2025/2026, Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Soal Hukuman Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:39 WIB Oleh : Logo FIFA.
    Logo FIFA.
    Sumber :
    • FIFA.com
    Photo Mini 1 Share :

    Jakarta, VIVA - FIFA mengungkap fakta mengejutkan terkait sepak bola Indonesia setelah enam klub tercatat terkena puluhan larangan pendaftaran pemain sepanjang musim 2025/2026.

    Catatan tersebut membuat Indonesia masuk dalam daftar 10 besar asosiasi sepak bola dengan jumlah larangan terbanyak di dunia.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Temuan ini tercantum dalam laporan resmi FIFA bertajuk Disciplinary and Ethics Report 2025/2026 yang mencakup periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

    Indonesia tercatat menerima total 30 larangan pendaftaran pemain yang melibatkan enam klub berbeda.

    Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di posisi kesepuluh dalam daftar asosiasi dengan larangan pendaftaran pemain terbanyak.

    Menariknya, Indonesia memiliki jumlah larangan yang sama dengan Brasil, yakni 30 kasus.

    Namun, terdapat perbedaan mencolok antara kedua negara dalam jumlah klub yang terdampak.

    Sebanyak 30 larangan di Brasil melibatkan 16 klub, sedangkan angka serupa di Indonesia hanya menyasar enam klub.

    Fakta lain yang menjadi perhatian adalah durasi larangan yang dijalani klub-klub Indonesia.

    Berdasarkan data FIFA, rata-rata lama larangan pendaftaran pemain tersebut mencapai 116,8 hari saat laporan diterbitkan.

    Dalam daftar tersebut, Libya menempati posisi teratas dengan 147 larangan yang melibatkan 53 klub.

    Turki menyusul dengan 145 larangan terhadap 32 klub, sementara Arab Saudi berada di urutan ketiga dengan 127 larangan dari 42 klub.

    Selanjutnya, Rumania mencatat 48 larangan, Ekuador 47, Bolivia 38, Maroko 37, dan Yunani 33.

    Brasil dan Indonesia melengkapi daftar 10 besar dengan masing-masing 30 larangan pendaftaran pemain.

    FIFA menjelaskan bahwa hukuman tersebut berkaitan dengan kegagalan klub memenuhi kewajiban keuangan berdasarkan keputusan FIFA Football Tribunal.

    Klub yang tidak menjalankan putusan keuangan final dalam tenggat 45 hari dapat dikenai larangan mendaftarkan pemain baru, baik secara nasional maupun internasional.

    Larangan itu merupakan mekanisme untuk memastikan klub menyelesaikan kewajiban finansial kepada pihak yang berhak, termasuk pemain maupun pelatih.

    Hukuman dapat dicabut setelah kewajiban dipenuhi atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Secara keseluruhan, FIFA mencatat 1.364 larangan pendaftaran pemain yang melibatkan 593 klub di seluruh dunia sepanjang periode laporan.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.071 larangan telah dicabut, sedangkan 293 lainnya masih aktif ketika laporan diterbitkan.

    Meski masuk 10 besar dunia, FIFA tidak mencantumkan secara terperinci identitas enam klub Indonesia yang menerima larangan tersebut dalam tabel laporannya.

    https://www.viva.co.id/bola/1940015-fifa-resmi-rilis-laporan-disiplin-dan-etik-20252026-indonesia-masuk-10-besar-dunia-soal-hukuman

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook