- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram/vidio
VIVA – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapat penghormatan khusus dari rekan-rekannya di Rayo Vallecano setelah sukses mengantarkan Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Para pemain Rayo Vallecano memberikan guard of honour kepada Emil sebelum menghadapi Athletic Bilbao dalam lanjutan LaLiga di Estadio Vallecas, Sabtu (10/10/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi klub asal Spanyol itu atas keberhasilan Emil bersama Timnas Indonesia. Para pemain Rayo berbaris menyambut kedatangan kiper kelahiran Mataram tersebut ke lapangan sembari memberikan tepuk tangan.
Emil pun terlihat mengenakan seragam khusus Rayo Vallecano bertuliskan Campeon ASEAN Cup dengan nomor punggung 2026. Ia kemudian memamerkan seragam tersebut sebagai bagian dari perayaan atas pencapaian bersama Timnas Indonesia.
Penghormatan itu diberikan setelah Emil menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Dalam pertandingan final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026), Indonesia bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Skuad Garuda kemudian memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.
Emil tampil sebagai pahlawan setelah berhasil menggagalkan eksekusi penalti Nattapong Sayriya. Penyelamatan tersebut membantu Indonesia mengakhiri penantian panjang gelar di level senior setelah terakhir kali meraih emas SEA Games 1991.
Selepas membawa Indonesia juara, Emil mengungkapkan bahwa perjalanan menuju gelar tersebut penuh dengan pasang surut. Namun, mentalitas pantang menyerah menjadi salah satu kunci keberhasilan tim.
“Roller coaster. Pasang dan surut. Gol terakhir Thailand bisa membunuh siapa saja, tapi bukan kami. Kami memutuskan untuk tak menyerah, kami terus percaya sampai akhir,” ujar Emil.
Rayo Vallecano sebelumnya juga menyampaikan ucapan selamat kepada Emil melalui akun media sosial resmi mereka. Klub tersebut mengapresiasi peran sang kiper yang melakukan penyelamatan penting dalam adu penalti final.
“Selamat, Emil Audero, juara FIFA ASEAN Cup bersama Indonesia, melawan Thailand, dalam adu penalti!” tulis Rayo Vallecano.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dia membuat penyelamatan penting yang memastikan gelar juara. Selamat, Emil!” lanjut pernyataan klub.
Emil kemudian kembali dipercaya tampil sebagai starter saat Rayo menjamu Athletic Bilbao. Namun, pertandingan tersebut tidak berjalan hingga selesai.
https://www.viva.co.id/bola/1934804-diistimewakan-di-eropa-begini-emil-audero-diperlakukan-klub-laliga-usai-timnas-indonesia-juara
Comments
0 comment