- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram/timnasindonesia
Jakarta, VIVA - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendesak Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk memberi penjelasan resmi terkait kontroversi keputusan tambahan waktu pada laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Meski turnamen telah berakhir, langkah tersebut tetap diambil FAM guna menuntut kejelasan proses pengawasan pertandingan demi menjaga integritas serta transparansi kompetisi sepak bola di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polemik ini bermula dari persaingan sengit antara Timnas Indonesia dan Malaysia dalam memperebutkan satu tiket menuju partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 pada Kamis (1/10/2026).
Logo FAM.
Photo :- FAM.org.may
Pada laga penentuan yang digelar secara bersamaan, Malaysia sukses melibas Singapura dengan skor telak 6-0. Di sisi lain, skuad asuhan John Herdman juga tampil dominan saat menghadapi Bangladesh.
Titik krusial yang memicu sorotan tajam dari FAM terjadi pada masa injury time babak kedua. Saat Indonesia tengah memimpin 7-2 atas Bangladesh--skor yang sebenarnya masih membuat Indonesia kalah selisih gol dari Malaysia--perangkat pertandingan awalnya mengumumkan tambahan waktu selama 2 menit. Namun, durasi tersebut mendadak diubah menjadi 7 menit.
Perubahan waktu ekstra itu berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh Kevin Diks dan kawan-kawan untuk mengejar agresivitas gol. Hasilnya, Timnas Indonesia mampu mencetak dua gol tambahan secara dramatis pada menit ke-90+6 dan 90+7.
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh tersebut otomatis mengunci kelolosan Garuda ke babak final sekaligus menggusur posisi Malaysia.
Atas perubahan mendadak tersebut, FAM dan pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, menyuarakan keheranannya dan melayangkan surat keberatan resmi kepada FIFA untuk meminta penjelasan mendasar terkait prosedur tambahan waktu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Memasuki akhir Oktober 2026, Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Hj Rahman mengatakan bahwa pihaknya belum menerima respons balasan dan berjanji akan terus berkomunikasi mengejar tanggapan resmi dari FIFA.
"Kami telah mengirimkan surat keberatan resmi, namun hingga saat ini belum menerima respons apa pun dari FIFA. FAM akan terus berkomunikasi dan mengejar jawaban dari FIFA," ujar Datuk Noor Azman Hj Rahman dikutip dari Sinar Harian, Jumat (30/10/2026).
https://www.viva.co.id/bola/1939828-dicuekin-fifa-fam-kembali-desak-penjelasan-soal-tambahan-waktu-laga-timnas-indonesia-vs-bangladesh
Comments
0 comment