- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- tvOne
Jakarta, VIVA – Debut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berakhir manis setelah skuad Garuda mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 27 Maret 2026 malam WIB. Kemenangan ini membawa Indonesia melaju ke final dan akan menghadapi Bulgaria pada laga berikutnya.
Namun di balik kemenangan besar tersebut, pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly atau akrab disapa Bung Towel menilai laga debut Herdman bukan sekadar soal menang atau kalah. Menurutnya, pertandingan ini merupakan momen penting bagi pelatih asal Kanada tersebut untuk mencari bentuk dan wajah asli Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Bung Towel, Herdman saat ini masih dalam tahap mengenal karakter pemain, kualitas individu, hingga mencari kerangka permainan yang paling cocok untuk Timnas Indonesia ke depan. Karena itu, kemenangan atas Saint Kitts & Nevis tidak bisa langsung dijadikan ukuran kekuatan tim di era baru ini.
“Manfaat untuk pelatih baru di debut adalah untuk lebih mengenal kualitas pemain-pemainnya. Secara kepelatihan mungkin dia sudah paham, tapi secara detail pertandingan ini membuat dia lebih mengenal para pemainnya,” ujar Bung Towel dikutip tvOne.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Beckham Putra menjadi bintang di babak pertama dengan mencetak dua gol pada menit ke-15 dan 25 setelah memanfaatkan umpan dari Ole Romeny. Keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum.
Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny
Photo :- ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Di babak kedua, Ole Romeny turut mencetak gol pada menit ke-52 sebelum ditutup oleh gol Mauro Zijlstra pada menit ke-74. Skor 4-0 menunjukkan dominasi Indonesia, tetapi Herdman tidak hanya fokus pada hasil akhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelatih berusia 49 tahun itu justru melakukan banyak rotasi pemain di babak kedua. Sejumlah pemain seperti Sandy Walsh, Ivar Jenner, Justin Hubner, hingga Joey Pelupessy dimasukkan untuk melihat kombinasi pemain dan kedalaman skuad.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa laga ini memang dimanfaatkan Herdman untuk melakukan eksperimen dan melihat berbagai kemungkinan komposisi pemain.
https://www.viva.co.id/bola/1888283-bung-towel-sebut-debut-john-herdman-bukan-sekadar-menang-tapi-mencari-wajah-asli-timnas-indonesia
Comments
0 comment