Berita Liga Italia: AC Milan kembali menunjukkan wajahnya yang tidak konsisten meski berhasil mengalahkan Genoa dengan skor 2-1 di Stadio Luigi Ferraris. Kemenangan ini menjadi angin segar setelah pasukan Ruben Amorim mengalami kekalahan di beberapa laga sebelumnya, termasuk kekalahan dari Bologna dan Ferencvaros. Amorim, pelatih kepala Milan, mengungkapkan bahwa mentalitas yang kuat adalah kunci untuk mengatasi inkonsistensi ini.
Alphadjo Cisse dan Christian Pulisic menjadi pahlawan Milan dengan mencetak gol lebih awal. Meskipun mereka sempat tertekan setelah gol defleksi dari Mikkel Ellertsson, Milan berhasil menghentikan laju kemenangan Genoa yang sebelumnya mencatatkan tiga kemenangan berturut-turut.
Amorim menegaskan pentingnya memiliki sikap kompetitif di setiap pertandingan. "Saya bangga dengan para pemain, yang terpenting adalah tetap kompetitif. Jika kami bisa mempertahankan sikap ini, kami semakin dekat untuk memenangkan setiap pertandingan," ujar Amorim kepada DAZN Italia.
Namun, masalah inkonsistensi masih menghantui tim. Milan saat ini berada di posisi keempat klasemen, hanya terpaut lima poin dari Lazio yang memimpin. Amorim mengakui, "Kami bisa memenangkan setiap pertandingan, tetapi saya tidak bisa menjamin konsistensi itu sudah ada. Fokus kami adalah memenangkan pertandingan berikutnya."
Tantangan besar lainnya adalah cedera pemain. Milan berharap jeda internasional bisa meredakan krisis cedera yang dialami, dengan absennya pemain-pemain kunci seperti Strahinja Pavlovic dan Fikayo Tomori. Amorim menambahkan, "Ini bukan tentang fisik, tetapi tentang mental. Bermain untuk Milan berarti tidak ada hari libur. Perasaan kalah harus dianggap seperti akhir dunia."
Sorotan lain pada laga ini adalah Goncalo Ramos yang meski terlibat dalam proses terciptanya gol, belum mampu menyumbang gol atau assist. Amorim mengakui bahwa gaya permainan Milan saat ini belum mendukung Ramos sepenuhnya. "Kami perlu lebih sering berada di sepertiga akhir lapangan agar Ramos bisa mencetak banyak gol. Ini adalah proses, dan kami belum sampai di sana," tutup Amorim.
Kini, Milan menghadapi jeda internasional dan berharap bisa kembali dengan kekuatan penuh untuk melanjutkan perjuangan di Serie A dan Eropa.
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/amorim-kekalahan-milan-harus-dirasakan-seperti-bencana-besar
Comments
0 comment