- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- istimewa
VIVA – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memulai proses rehabilitasi terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul polemik pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Proses rehabilitasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal AFC, Vahid Kardany. Dia bersama timnya melakukan penilaian menyeluruh terhadap tata kelola dan administrasi FAM sebagai bagian dari upaya pembenahan internal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pengamat sepak bola Malaysia, Datuk Christopher Raj, menilai langkah AFC sebagai bentuk kepedulian serius terhadap keberlangsungan sepak bola Malaysia. Menurutnya, tidak ada federasi atau konfederasi dalam ekosistem sepak bola dunia yang dengan mudah menjatuhkan sanksi skorsing kepada anggotanya.
Timnas Malaysia
Photo :- bernama.com
Christopher, yang juga merupakan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM, memandang pengunduran diri massal Exco FAM sebagai keputusan tepat. Ia menilai langkah tersebut, disertai permintaan bantuan kepada AFC, membuka jalan bagi proses rehabilitasi yang lebih kredibel.
Ia menegaskan bahwa skorsing FIFA akan berdampak luas terhadap ekosistem sepak bola Malaysia. Seluruh tim nasional, baik putra maupun putri, berpotensi kehilangan hak untuk tampil di ajang internasional jika sanksi tersebut dijatuhkan.
“Saya dapat mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh AFC cukup mulia,” ujar Christopher, dikutip dari Bharian.
Menurutnya, AFC berupaya menyelamatkan sepak bola Malaysia sekaligus memberi kesempatan bagi FAM untuk melakukan penataan ulang secara menyeluruh.
Christopher menilai tidak semua aspek dalam tubuh FAM bermasalah. Namun, momentum rehabilitasi dinilainya dapat menjadi titik awal untuk memperbaiki berbagai aspek tata kelola, mulai dari administrasi, keuangan, hingga transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Ia juga mengaitkan pentingnya reformasi tata kelola olahraga dengan peringatan pemerintah, mengingat asosiasi olahraga turut menerima dukungan dana publik. Oleh karena itu, tuntutan perbaikan tata kelola dinilai relevan dan tidak terpisahkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lebih lanjut, Christopher menekankan bahwa FAM harus menerima dan menjalankan seluruh rekomendasi AFC secara konsisten. Menurutnya, kepatuhan terhadap arahan tersebut menjadi kunci agar AFC dapat menyampaikan kepada FIFA bahwa proses pembenahan sedang berjalan.
Jika rekomendasi tersebut diabaikan, Christopher mengingatkan risiko skorsing tetap terbuka. Ia mengibaratkan proses rehabilitasi ini seperti kesempatan belajar tambahan yang harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh agar tidak berujung pada kegagalan yang lebih besar.
https://www.viva.co.id/bola/1878217-afc-turun-tangan-selamatkan-sepak-bola-malaysia-dari-sanksi-fifa
Comments
0 comment