Jelang Duel, Pelatih Atletico Madrid Akui Kehebatan Bayern Munich

Atletico Madrid akan bermain melawa Bayern Munich di matchday keempat Liga Champions, dan Diego Simeone mengakui bahwa Bayern adalah tim yang tangguh

Berita Liga Champions: Atletico Madrid akan menjalani laga pekan keempat Liga Champions Eropa musim 2026/27 dengan melawan jawara Bundesliga, Bayern Munich, di Riyadh Air Metropolitano Stadium, Rabu (04/11) dini hari WIB.

Jelang laga itu pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengakui bahwa Bayern Munich adalah tim yang tangguh. Oleh sebab itu, Simeone memastikan bahwa anak asuhnya harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan tim Bavaria tersebut. Ia juga memastikan bahwa Atletico akan bermain menyerang sejak menit awal demi bisa meraih kemenangan.

“Idealnya, saya ingin kita menyerang selama 80 menit dan memberi mereka 10 menit terakhir untuk menyerang kita. Saya ingin kita menekan mereka dengan keras, melihat tim berkoordinasi dan menciptakan segitiga, dan mencetak gol setelah 20 operan. Tetapi kenyataannya berbeda, dan besok kita harus menghadapi apa pun yang terjadi begitu pertandingan dimulai,” ucap Diego Simeone, dikutip dari laman Bavarian Football Works.

“Kita akan menghadapi tim yang kuat dan tangguh, dan jelas kita harus melewati beberapa periode sulit, momen-momen berat, ketika kita perlu bermain untuk keluar dari tekanan mereka, karena mereka sangat pandai menekan segera setelah kehilangan penguasaan bola. Jadi, ya, ini sedikit dari segalanya,” lanjutnya.

Menurut data di laman Sofascore, Atletico telah delapan kali bertemu Bayern di kompetisi Liga Champions Eropa. Hasilnya Atletico Madrid hanya mampu meraih dua kali kemenangan dan menelan empat kali kekalahan, mencetak lima gol dan kemasukan total 13 gol.

Artikel Tag: bayern munich, atletico madrid, diego simeone

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini

https://www.ligaolahraga.com/bola/jelang-duel-pelatih-atletico-madrid-akui-kehebatan-bayern-munich