PSS Sleman Sadari Pertahanan Masih Rapuh

PSS Sleman banyak kebobolan di Super League 2026/2027 sejauh ini. Super Elang Jawa sadar pertahanannya masih rapuh.

Lucas Aditya - detikSepakbola

... Tautan telah disalin
Pieter Huistra mengakui pertahanan PSS Sleman masih rapuh. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

PSS Sleman banyak kebobolan di Super League 2026/2027 sejauh ini. Super Elang Jawa sadar pertahanannya masih rapuh.

Dalam laga terakhir di Super League, PSS menelan kekalahan 1-3 dari Garudayaksa FC. Bertanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) malam WIB, Garudayaksa mencetak gol via Brian Rubio, Jayro Jean, dan Cleberson Martins (gol bunuh diri).

PSS bisa membalas sekali dengan gol Gustavo Tocantins pada menit ke-71. Dalam laga itu, Laskar Sembada bermain dengan 10 orang sejak menit ke-71.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam delapan pertandingan yang sudah dijalani, PSS sudah kebobolan sebanyak 16 gol. Artinya, tim asuhan Pieter Huistra itu rata-rata kebobolan dua gol setiap pertandingan.

PSS baru sekali mencetak clean sheet. Momen itu terjadi saat mengalahkan PSM Makassar 3-0 di kandang.

Huistra sadar dengan masalah lini belakang yang dialami oleh PSS. Pelatih asal Belanda itu meminta anak asuhnya bekerja lebih keras lagi untuk mengatasi kekurangan di sisi pertahanan.

"Secara defensif, kita tidak cukup baik saat ini. Kita harus bekerja keras lagi untuk memperbaiki itu, kita harus terus bekerja keras untuk memperbaikinya," kata Huistra dikutip dari situs iLeague.

PSS akan menjalani laga kandang melawan Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League akhir pekan ini. Di Stadion Maguwoharjo, bisakah PSS meraih hasil positif?

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-8734982/pss-sleman-sadari-pertahanan-masih-rapuh