- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- VDN/Ilham Giovanni
VIVA - Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, menyimpan ambisi besar dalam perjalanan karier sepak bolanya. Pemain berusia 19 tahun itu mengungkapkan Premier League menjadi kompetisi impiannya dan berharap suatu hari bisa merasakan atmosfer liga kasta tertinggi Inggris tersebut.
Keinginan itu disampaikan Baker saat diwawancarai media Eropa, Tribuna. Dia mengaku ingin menguji kemampuannya di salah satu kompetisi paling kompetitif di dunia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Premier League selalu menjadi impian saya dan suatu hari nanti saya ingin menguji kemampuan di level tersebut," ujar Baker.
"Namun, saya realistis mengenai apa yang diperlukan untuk bisa mencapainya," sambungnya.
Meski memiliki ambisi bermain di Inggris, Baker tidak ingin terburu-buru menentukan langkah. Saat ini, dia masih berstatus pemain Georgetown Hoyas, tim sepak bola kampus dari Georgetown University, Amerika Serikat.
Padahal, kesempatan untuk memulai karier profesional sebenarnya sudah terbuka. Baker terpilih di urutan ke-10 oleh Colorado Rapids dalam MLS SuperDraft 2026 pada Desember 2025.
Namun, penyerang kelahiran Melbourne, Australia, 11 Desember 2006 itu memilih menyelesaikan pendidikan sarjananya terlebih dahulu.
Baker menargetkan bisa merampungkan pendidikan sarjananya dalam waktu dua setengah tahun, tepatnya pada Desember 2026. Setelah itu, dia berencana memulai perjalanan sebagai pesepak bola profesional pada Januari 2027.
Jika memilih berkarier di Major League Soccer (MLS), Baker harus bergabung dengan Colorado Rapids yang telah memilihnya dalam proses SuperDraft.
Dia mengaku masih mempertimbangkan langkah terbaik untuk masa depannya. Baker ingin menemukan klub yang tepat agar bisa mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.
"Langkah berikutnya adalah menandatangani kontrak profesional, kemudian membangun posisi saya di sepak bola profesional, bermain secara reguler, dan terus berkembang sebagai penyerang tengah," ucap Baker.
"Saya berusia 19 tahun dan baru bermain sebagai penyerang selama sekitar empat setengah tahun. Jadi, saya percaya masih banyak perkembangan yang bisa saya capai," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Baker juga mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama menimba ilmu di Georgetown dan membela Timnas Indonesia.
"Saya telah belajar sangat banyak di Georgetown dan bersama Indonesia. Saya sangat antusias membayangkan betapa jauh lagi kemampuan saya bisa berkembang melalui latihan profesional penuh waktu, bekerja dengan pelatih spesialis, dan menghadapi para pemain bertahan berpengalaman setiap pekan," tuturnya.
https://www.viva.co.id/bola/1939907-usai-menggila-bersama-timnas-indonesia-mitchell-baker-kini-bidik-klub-premier-league