- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- REUTERS/Vincent West
VIVA – Duel panas Barcelona kontra Real Madrid dipastikan kembali menyita perhatian dunia akhir pekan ini. El Clasico di Camp Nou bakal menjadi laga penentu dalam persaingan gelar La Liga musim 2025/2026.
Barcelona hanya membutuhkan hasil positif untuk semakin dekat mengunci trofi juara. Sementara Real Madrid berada dalam tekanan besar karena kehilangan poin bisa membuat peluang mereka nyaris tertutup.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jelang pertandingan super penting tersebut, penyerang Barcelona, Ferran Torres justru mengaku tidak terbebani menghadapi El Clasico.
Menurut Ferran, pertandingan melawan Real Madrid adalah momen yang selalu diimpikan setiap pesepak bola. Karena itu, ia merasa laga sebesar El Clasico malah menghadirkan motivasi ekstra dibanding tekanan.
“Pertandingan seperti ini adalah laga yang selalu diimpikan pemain. Justru di momen seperti ini tekanannya terasa lebih kecil,” ujar Ferran Torres kepada AS.
“Ini menyenangkan. Anda jadi semakin termotivasi dan sangat ingin bermain,” lanjutnya.
Ferran sendiri bukan sosok asing dalam duel El Clasico. Sejak bergabung dengan Barcelona, pemain asal Spanyol itu sudah 14 kali menghadapi Real Madrid.
Dari sejumlah pertemuan tersebut, Ferran cukup sering merepotkan lini belakang Los Blancos. Ia sukses mencatatkan tiga gol dan empat assist saat menghadapi rival abadinya itu.
Salah satu momen paling berkesan terjadi pada final Copa del Rey musim lalu. Saat itu Ferran mencetak gol spektakuler setelah melewati Antonio Rudiger dan menaklukkan Thibaut Courtois.
Ferran mengaku momen tersebut terjadi begitu cepat hingga dirinya nyaris tidak sempat memproses apa yang terjadi di lapangan.
“Setelah pertandingan selesai, saya bahkan hampir tidak mengingat proses gol itu karena semuanya berjalan sangat cepat,” katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dalam situasi seperti itu, Anda hanya fokus melihat celah dan mencetak gol. Tidak memikirkan siapa yang ada di depan atau belakang Anda.”
“Dan ketika melihat bola masuk ke gawang, rasanya benar-benar luar biasa,” tutup Ferran.
https://www.viva.co.id/bola/1897092-hinaan-untuk-real-madrid-bintang-barcelona-sebut-el-clasico-minim-tekanan