- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- REUTERS
VIVA – Gelandang Manchester United, Casemiro akhirnya buka suara soal komentar pedas legenda Liverpool, Jamie Carragher yang sempat menyuruhnya pensiun dari level tertinggi sepak bola.
Perseteruan ini bermula pada 2024 lalu ketika Carragher mengkritik performa Casemiro yang dianggap mengalami penurunan drastis bersama Manchester United.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat itu, Carragher bahkan melontarkan komentar tajam di Sky Sports.
“Dia harus berhenti. Ada ungkapan: tinggalkan sepak bola sebelum sepak bola meninggalkanmu. Dan sepak bola sudah meninggalkannya,” ujar Carragher kala itu.
Komentar tersebut langsung menjadi sorotan besar karena Casemiro dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya.
Namun situasi kini berubah. Carragher belakangan justru menarik ucapannya setelah melihat performa Casemiro kembali membaik musim ini.
“Sekarang adil untuk mengatakan bahwa sepak bola ternyata belum meninggalkannya,” kata Carragher.
Casemiro pun menanggapi santai komentar tersebut. Dalam wawancara bersama TNT Sports Brasil, gelandang asal Brasil itu menyebut ucapan Carragher mungkin dipengaruhi rasa sakit hati karena kekalahan Liverpool di Liga Champions.
“Semua orang bebas bicara apa pun di televisi. Saya bukan tipe orang yang suka memperbesar hal seperti itu,” kata Casemiro.
“Tapi mungkin itu normal saja, karena saya memenangkan dua Liga Champions melawan timnya. Bisa jadi masih ada sedikit rasa pahit,” lanjutnya.
Casemiro memang punya rekam jejak luar biasa di Real Madrid. Ia total memenangkan lima trofi Liga Champions bersama Los Blancos, termasuk dua final saat mengalahkan Liverpool.
Meski begitu, Casemiro menegaskan dirinya tidak menyimpan dendam kepada Carragher. Ia justru menghargai sikap sang pundit yang akhirnya mengakui kesalahannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya menghormati pendapatnya. Saya tidak punya rasa kesal. Yang paling penting dia mengakui dirinya salah dan mengubah opininya,” ujar Casemiro.
Carragher sendiri sebelumnya sempat memuji perubahan performa Casemiro musim ini. Ia bahkan mengaku sang gelandang kini terlihat seperti pemain berbeda, terutama secara fisik.
https://www.viva.co.id/bola/1897131-cara-berkelas-casemiro-balas-hinaan-jamie-carragher