- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Reuters
VIVA – Real Madrid kembali terpukul dalam perburuan gelar La Liga. Los Blancos hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Girona FC, dalam laga panas yang diwarnai kontroversi besar.
Gol Federico Valverde di babak kedua sempat membawa Madrid unggul. Namun, keunggulan itu sirna setelah Thomas Lemar menyamakan skor untuk Girona.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Drama sesungguhnya terjadi di menit-menit akhir. Kylian Mbappe menjadi pusat perhatian setelah terjatuh di kotak penalti usai berduel dengan bek Girona, Vitor Reis. Sang bintang Prancis tampak terkena sikutan hingga wajahnya berdarah dan harus mendapat perawatan di atas mata kanannya.
Namun, meski insiden terlihat jelas, wasit tetap bergeming. Bahkan VAR pun tidak memberikan penalti untuk Madrid. Keputusan ini langsung memicu kemarahan kubu Los Blancos. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Ini penalti di sini, bahkan di bulan sekalipun. Ini hanya kejadian yang sama lagi, minggu demi minggu berlalu. Ya sudah, begitulah adanya. Tidak ada yang benar-benar memahaminya, termasuk saya.
"Kapan VAR ikut campur? Mereka melakukannya saat mereka mau, dan tidak saat mereka tidak mau. Anda sudah tahu pendapat saya, fakta di lapangan sudah jelas.
"Itu pelanggaran yang jelas, bahkan mereka pernah memberi pelanggaran untuk Kylian yang levelnya di bawah penalti. Kami sudah sering bermasalah dengan wasit. Yang ini, seperti di Mallorca, ceritanya selalu sama."
Hasil imbang ini makin memperburuk posisi Madrid dalam perburuan gelar. Mereka kini tertinggal enam poin dari rival utama, FC Barcelona, yang bahkan masih memiliki satu laga di tangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi bisa makin sulit jika Barcelona mampu menang di laga berikutnya. Kini, fokus Madrid harus segera beralih ke kompetisi Eropa. Mereka akan menghadapi laga hidup-mati melawan Bayern Munich di perempat final UEFA Champions League.
Los Blancos dalam posisi tertekan setelah kalah 1-2 di leg pertama. Laga penentuan akan digelar di Allianz Arena, markas Bayern, tengah pekan ini. Madrid tak hanya butuh kemenangan—mereka juga butuh keadilan.
https://www.viva.co.id/bola/1891279-mbappe-berdarah-penalti-diabaikan-real-madrid-ngamuk-usai-ditahan-girona