Berita Timnas: Perubahan taktik mulai terlihat di Timnas Indonesia era John Herdman. Skema tiga bek diprediksi menjadi fondasi permainan baru yang lebih modern dan agresif.
Timnas Indonesia bersiap memasuki era baru bersama John Herdman, dan perubahan gaya bermain langsung terlihat pada laga perdana FIFA Series 2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan formasi fleksibel tiga bek sebagai fondasi taktik utama.
Pandangan ini disampaikan oleh Luciano Leandro, legenda PSM Makassar yang menilai Herdman akan membawa pendekatan sepak bola modern dengan sistem yang fleksibel atau hybrid.
Menurut Luciano, penggunaan tiga bek bukan sekadar variasi, melainkan bagian dari strategi untuk menghadapi tuntutan permainan modern yang menuntut keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
“Dia menyukai sistem hybrid. Pemilihan tiga bek, bisa 3-4-3 atau 3-5-2, sangat strategis dalam sepak bola saat ini,” ujarnya.
Salah satu keunggulan utama dari skema ini adalah kemampuan membangun serangan dari lini belakang. Dengan struktur tiga pemain bertahan, Timnas Indonesia dinilai bisa lebih mudah keluar dari tekanan lawan, terutama saat menghadapi tim seperti St Kitts and Nevis yang cenderung menekan di lini depan.
Formasi ini juga membuka ruang lebih luas di sisi sayap. Pemain wing-back dapat bergerak lebih bebas untuk menyerang sekaligus membantu pertahanan, sehingga menciptakan keseimbangan permainan.
Luciano menilai pola ini akan membuat Indonesia lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Selain itu, keberadaan tiga bek di belakang memberikan perlindungan ekstra saat terjadi kehilangan bola, sehingga risiko serangan balik dapat diminimalkan.
“Dengan tiga pemain bertahan, tim bisa lebih agresif menyerang tanpa kehilangan keseimbangan. Ini penting untuk menghadapi transisi cepat lawan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan ini sangat cocok untuk membangun identitas baru Timnas Indonesia sebagai tim yang berani mendominasi permainan.
Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, implementasi strategi ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun jika berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia berpeluang tampil lebih modern dan kompetitif di level internasional.
FIFA Series 2026 pun bukan sekadar ajang uji coba, tetapi juga langkah awal bagi Herdman dalam membentuk karakter dan filosofi permainan Garuda ke depan.
Artikel Tag: timnas indonesia, john herdman, fifa series 2026
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/taktik-baru-john-herdman-timnas-indonesia-formasi-pakai-3-bek-hybrid