Pengakuan Jujur Bernardo Tavares Soal Persebaya Borong Pemain Brasil

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkap alasan merekrut pemain Brasil, evaluasi pemain asing, serta strategi menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025 2026.

  • Tutup Menu Tutup Menu Cari Pengakuan Jujur Bernardo Tavares Soal Persebaya Borong Pemain Brasil Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB Oleh :
    Pelatih Bernardo Tavares
    Sumber :
    • IST
    Share :

    Surabaya, VIVA – Aktivitas Persebaya Surabaya di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26 bukan sekadar tambal sulam. Di balik perekrutan tiga pemain asing anyar, terdapat evaluasi menyeluruh yang langsung dikendalikan oleh pelatih kepala Bernardo Tavares.

    Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa seluruh keputusan transfer diambil berdasarkan kebutuhan teknis tim sekaligus menyesuaikan kondisi finansial klub. Ia memastikan setiap pemain yang didatangkan telah melalui proses pemantauan yang matang.

    “Ya, ada tiga pemain yang saya lihat. Saya pikir dengan anggaran yang diberikan klub, kami bisa mendapatkan tiga pemain ini. Kami berharap ketiga pemain ini dapat membantu kami,” kata Bernardo Tavares dikutip ILeague.

    Salah satu fokus utama evaluasi Tavares adalah persoalan pertahanan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati. Menurutnya, Persebaya kerap kehilangan poin akibat lemahnya duel udara.

    “Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung. Inilah sebabnya kami kebobolan banyak gol dari bola mati. Dan saya pikir penting untuk memiliki keseimbangan,” ujarnya.

    Ia menilai sepak bola Indonesia memiliki karakteristik khusus, di mana gol dari skema bola mati sering kali menjadi penentu hasil pertandingan. Karena itu, keseimbangan postur dan atribut pemain menjadi krusial.

    “Penting untuk memiliki pemain yang tidak terlalu tinggi karena mereka memiliki kecepatan, tetapi juga penting untuk memiliki pemain yang tinggi untuk mereka. Salah satu momen pertandingan di Indonesia, banyak gol berasal dari bola mati. Jadi, penting bagi kami untuk memiliki keseimbangan dalam skuat kami,” lanjutnya.

    Selain pertimbangan teknis, Bernardo Tavares menyebut faktor ekonomi global turut mempengaruhi arah kebijakan transfer Persebaya. Ia menjelaskan bahwa nilai tukar dolar yang tinggi membuat pasar Eropa menjadi kurang realistis, sementara Brasil dinilai menawarkan kualitas pemain yang sepadan dengan biaya yang lebih rasional.

    Tavares menilai, dalam kondisi kurs saat ini, peluang terbaik di bursa transfer justru datang dari pasar Brasil. Menurutnya, biaya mendatangkan pemain dari Eropa cenderung lebih tinggi karena perbedaan nilai tukar, sehingga Persebaya memilih merekrut tiga pemain asal Brasil.

    https://www.viva.co.id/bola/1874230-pengakuan-jujur-bernardo-tavares-soal-persebaya-borong-pemain-brasil