- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Persija
VIVA - Persija Jakarta memberikan klarifikasi setelah namanya masuk dalam daftar klub Super League yang masih memiliki kewajiban pembayaran kepada pemain berdasarkan laporan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Manajemen Macan Kemayoran menegaskan seluruh kewajiban yang tercantum dalam laporan tersebut telah diselesaikan. Persija juga meluruskan bahwa persoalan yang dimaksud bukan berkaitan dengan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam laporan APPI tertanggal Jumat (6/11/2026), tercatat tujuh klub masih memiliki kewajiban pembayaran kepada 114 pemain dengan total nilai hampir Rp5 miliar.
Dari tujuh klub tersebut, terdapat dua peserta Super League, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Merespons laporan tersebut, Persija menyampaikan pernyataan resmi pada Sabtu (7/11/2026). Manajemen memastikan kewajiban yang tercatat dalam laporan APPI sudah dituntaskan pada hari yang sama ketika laporan diterbitkan.
"Berkaitan dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) tertanggal 6 November 2026, Persija memastikan seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama," tulis Persija.
"Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija," lanjut pernyataan tersebut.
Persija Luruskan Status Kewajiban Pembayaran
Selain memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan, Persija juga memberikan penjelasan mengenai jenis kewajiban yang masuk dalam laporan APPI.
Manajemen menegaskan persoalan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain. Kewajiban yang dimaksud adalah bonus penampilan salah satu pemain yang sebelumnya belum dituntaskan.
Meski begitu, Persija tidak mengungkap identitas pemain yang bersangkutan.
"Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain," tulis manajemen Macan Kemayoran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija turut mengapresiasi perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menyatakan akan terus menjaga komitmen dan tanggung jawab dalam pengelolaan klub.
"Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub dalam setiap aspek pengelolaannya," lanjut pernyataan tersebut.
https://www.viva.co.id/bola/1941786-persija-buka-suara-soal-laporan-appi-bantah-tunggak-gaji-pemain