Berita Liga Italia: Analis ESPN Belanda Karim El Ahmadi dan Kees Kwakman memuji Inter Milan usai 3-0 di Feyenoord, menyebut disiplin bertahan dan duel unggul.
Dua analis ESPN Belanda, Karim El Ahmadi dan Kees Kwakman, memuji Inter setelah kemenangan 3-0 atas Feyenoord pada Selasa malam. Keduanya menyoroti kedewasaan dan disiplin bertahan tim asuhan Chivu serta keunggulan dalam duel.
"Mereka seperti pria melawan anak-anak. Semua duel yang benar-benar penting dimenangi pemain Inter. Mereka melakukannya dengan sangat baik, dengan sangat konkret.” ujar El Ahmadi.
“Di belakang saya menemukan mereka tanpa ampun. Pada gol pertama Feyenoord melakukan banyak sekali kesalahan. Semua dimulai dari Hadj Moussa, yang diservis Read, kalah duel.”
“Lalu Valente juga kalah adu tekel dan López tidak lepas dari tanggung jawab. Ia terlalu fokus mengikuti wing-back Inter Milan, tetapi kamu harus terus melihat sekitar dan ia tidak melakukannya. Lalu tentu saja, tembakannya sangat indah."
"Tim-tim Italia membiarkanmu memegang bola. Kelihatannya bagus, tetapi kalau melihat cara Inter bertahan zona, banyak klub Belanda punya banyak hal untuk dipelajari. Saat turun dengan lima bek, mereka menjaga posisi dengan sempurna, tetapi ketika harus memenangi duel, mereka memenangkannya."
Kwakman kemudian menilai statistik tidak menunjukkan perbedaan yang sebenarnya, dimana di atas lapangan semuanya terlihat jelas.
"Kalau melihat statistik, seolah Inter tidak lebih unggul. Tetapi kalau benar-benar menonton, satu-satunya momen Feyenoord menciptakan sesuatu adalah sesaat sebelum 2-0, dengan beberapa peluang kecil. Selebihnya, kamu tidak pernah merasa Inter benar-benar kesulitan." ujar Kwakman
Artikel Tag: liga champions, inter milan, feyenoord
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/espn-belanda-inter-milan-seperti-orang-dewasa-lawan-anak-anak