Hasil Buruk Terus Berlanjut, Newcastle Tetap Pertahankan Matthias Jaissle

Manajemen Newcastle United memilih untuk mempertahankan Matthias Jaissle dan berharap sang pelatih mampu membalikkan situasi jelang laga penting sebelum jeda.

Berita Liga Inggris: Manajemen Newcastle United dilaporkan tetap memberikan dukungan penuh kepada pelatih kepala Matthias Jaissle meski tren penurunan performa tengah menimpa tim. Kendati demikian, sejumlah kekhawatiran terkait skema permainan mulai bermunculan dari internal skuad di St James' Park.

Pelatih berprospek cerah berusia 38 tahun tersebut mendarat di Newcastle pada bursa transfer musim panas lalu untuk menggantikan posisi Eddie Howe. Kedatangan Jaissle awalnya disambut dengan ekspektasi tinggi usai sukses mencatatkan start positif dan membawa tim tidak terkalahkan dalam lima laga awal di semua kompetisi.

Skuad The Magpies sejatinya sempat kehilangan deretan pemain pilar seperti Sandro Tonali, Anthony Gordon, dan Bruno Guimaraes pada musim panas lalu. Pihak manajemen kemudian mengucurkan dana besar untuk mendatangkan sejumlah pemain baru guna membangun kembali kekuatan skuad.

Namun, posisi Matthias Jaissle kini berada dalam tekanan hebat setelah Newcastle United menelan lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir. Gelombang protes dari para pendukung bahkan mulai membahana saat mereka ditumbangkan Everton 0-1 di kandang sendiri pada laga awal pekan ini.

Berdasarkan laporan dari The Telegraph, para pemain Newcastle United merasa bahwa aktivitas perekrutan pemain yang kurang maksimal menjadi alasan utama keterpurukan tim di awal musim ini. Meski demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa Jaissle sejatinya masih disukai oleh para pemain di ruang ganti karena pendekatannya yang kolaboratif.

"Jaissle umumnya disukai oleh para pemain Newcastle dan dikatakan kolaboratif dalam pendekatannya, tetapi pelatih berusia 38 tahun itu belum menyesuaikan metodenya untuk membantu tim meraih poin. Tidak ada keinginan dominan di ruang ganti Newcastle untuk pergantian pelatih kepala dan para pemain menerima tanggung jawab atas performa di bawah standar. Namun ada keyakinan bahwa mereka telah dipersulit oleh perekrutan klub dan bahwa perubahan pada skema Jaissle dapat menguntungkan mereka," tulis The Telegraph.

Sementara itu, laporan terpisah dari Football Insider mengutip pernyataan mantan pemandu bakat Premier League, Mick Brown, yang mengonfirmasi bahwa jajaran direksi klub telah mengambil keputusan tegas untuk tidak memecat Matthias Jaissle dalam waktu dekat.

"Newcastle telah bersikap cukup tegas dengan keputusan mereka untuk tetap mendukung sang manajer. Tentu saja ada banyak pembicaraan tentang dia dan banyak kemarahan dari para penggemar, karena mereka ingin memenangkan pertandingan dan bertarung di papan atas tabel klasemen. Namun Newcastle tidak khawatir saat ini, mereka ingin hal-hal membaik tetapi mereka akan merasa manajer ini adalah orang yang tepat untuk membalikkan keadaan," ungkap Mick Brown.

Mick Brown menambahkan bahwa manajemen Newcastle United enggan terburu-buru mengambil keputusan drastis karena menyadari proses regenerasi skuad membutuhkan waktu serta konsistensi jangka panjang.

Artikel Tag: premier league, newcastle united, matthias jaissle

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini

https://www.ligaolahraga.com/bola/hasil-buruk-terus-berlanjut-newcastle-tetap-pertahankan-matthias-jaissle