Olimpiade Remaja 2026: Asael Christo Raih Perak Wushu, Cetak Sejarah untuk RI

Asael Christo Jacob Rondonuwu meraih perak wushu di Olimpiade Remaja 2026. Ia menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih perak di ajang tersebut.

... Tautan telah disalin

Foto: Dok.KOI
Jakarta -

Atlet wushu Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu, meraih medali perak di Olimpiade Remaja 2026. Prestasi tersebut menjadi sejarah karena Asael merupakan atlet Indonesia pertama yang meraih medali perak sepanjang keikutsertaan Merah Putih di ajang tersebut.

Asael naik podium kedua pada nomor Men's Changquan Combined disiplin taolu (seni) yang digelar di Dakar Expo Center, Senegal. Medali ini juga menjadi pencapaian istimewa karena wushu untuk pertama kalinya dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi perebutan medali di Olimpiade Remaja.

Atlet berusia 16 tahun itu mengumpulkan total nilai 18,709 poin. Rinciannya, 9,353 poin pada nomor Changquan (jurus tangan kosong) dan 9,356 poin pada Gunshu (jurus tongkat). Medali emas diraih wakil China, Lin Yilei, dengan nilai 18,796 poin. Sementara itu, atlet Iran, Arash Pahali, meraih perunggu dengan 18,603 poin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asael mengaku bersyukur dan bangga bisa mempersembahkan medali perak pertama bagi Indonesia di Olimpiade Remaja.

"Medali ini sangat berarti karena ada proses panjang dan kerja keras. Sejak awal saya sudah yakin pulang membawa medali, dan tadi di final, saya berusaha tampil tenang, tidak gugup, dan menikmati pertandingan," kata Asael dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

"Terima kasih kepada orang tua, pelatih, teman-teman, dan semua yang telah mendukung saya. Pengalaman di Dakar mengajarkan saya untuk lebih percaya diri dan tidak terlalu tegang saat bertanding. Semoga ke depannya wushu bisa dipertandingkan di Olimpiade Musim Panas dan saya bisa tampil di Olimpiade senior," ucapnya.

Medali Asael menjadi perak pertama Indonesia sejak Youth Olympic Games pertama kali digelar di Singapura pada 2010. Dalam tiga edisi sebelumnya, yakni Singapura 2010, Nanjing 2014, dan Buenos Aires 2018, Indonesia hanya meraih medali perunggu.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Dakar 2026, Ita Yuliati, mengaku bangga atas perjuangan Asael yang mencatatkan prestasi bersejarah tersebut.

"Alhamdulillah, satu lagi sejarah tercipta untuk Indonesia. Saya sangat bangga atlet-atlet muda kita. Mereka sangat luar biasa. Sejak awal saya melihat Asael sangat disiplin, berbakat, dan memiliki kegigihan luar biasa. Hari ini, kerja kerasnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan, apalagi medali ini diraih pada momen bersejarah debut wushu di Youth Olimpiade," ujar Ita.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menilai prestasi Asael dan Shasenka menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga nasional, khususnya dalam mempersiapkan generasi atlet masa depan.

"Ini pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Untuk kali pertama, Kontingen Indonesia meraih perak dan mendapat medali terbanyak di sepanjang partisipasi Youth Olympic. Asael menunjukkan kalau atlet muda kita memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung dunia, dan pembinaan tidak boleh terputus. Terima kasih juga kepada CdM yang sudah mengawal serta memastikan atlet Tim Indonesia bertanding dengan nyaman di Dakar," ujar Okto.

Hingga pukul 23.00 waktu Dakar atau 06.00 WIB, Tim Indonesia menempati peringkat ke-29 klasemen sementara. Kontingen Merah Putih telah mengoleksi satu medali perak dari Asael di cabang wushu dan satu medali perunggu yang sebelumnya dipersembahkan atlet judo Shasenka Cahaya Fatimah.

... Tautan telah disalin olimpiade remaja 2026 medali perak asael christo wushu sejarah olahraga indonesia dakar 2026 atlet muda youth olympic games komite olimpiade indonesia

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

https://sport.detik.com/sport-lain/d-8737887/olimpiade-remaja-2026-asael-christo-raih-perak-wushu-cetak-sejarah-untuk-ri